Detail Cantuman Kembali

XML

efek shading soiling spot pada karakteristik I-V dan daya panel surya tipe monocrystalline dan polycrystalline


Panel surya merupakan sebuah alat yang tersusun dari beberapa sel surya yang dirangkai secara seri maupuan parallel dengan memanfaatkan efek photovoltaic sehingga dapat mengkonversi energi matahari menjadi energi listrik. Panel surya memiliki beberapa jenis yaitu monocrystalline dan polycrystalline yang dimana setiap jenis panel surya memiliki effisiensi penyerapan yang berbeda berdasarkan bahan material penyusunnya. Menurut beberapa survei kendala yang sering terjadi di lapangan pada pemasangan panel surya dikarenakan pengaruh eksternal yang meliputi pengaruh (shading, soiling, dan spot) sehingga memberikan dampak pada kinerja panel surya yang mengakibatkan ketidakstabilan daya karena hubungan arus-tegangan (I-V) yang tidak linear. Penilitian ini menguji keluaran daya panel surya jenis monocrystalline dan pollycrystalline 100 Wp dengan beberapa level pengujian shading, soiling, dan spot. Hasil pengujian data penelitian yang telah dilakukan terlihat bahwa terdapat pengaruh shading, soiling, dan spot terhadap arus dan tegangan sehingga mengakibatkan penurunan daya output. Didapatkan bahwa efek shading sebagian dan keseluruhan menyebabkan penurunan daya masing-masing sebesar -71%, -75% pada jenis monocrystalline, dan jenis polycrystalline -75%, -77% dari daya kondisi normalnya. Efek soiling 10 gram dan 20 gram menurunkan daya panel surya masing-masing sebesar -23%,-27% pada panel surya monocrystalline, dan jenis polycrystalline -26%,-25%, apabila terkena spot 1 titik dan 2 titik daya panel surya turun mancapai -48%,-72% dari kondisi normalnya panel surya jenis monocrystalline dan pada pengujian panel surya polycrystalline menurunkan daya masing-masing sebesar -33%, -39%.
623.23.19 And e
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2023
Surabaya
xi, 99 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...